Lulus Bukan Titik Akhir: Dosen UIC Bakar Semangat Siswa SMA Kapin Jelang Babak Baru Kehidupan

15 May 2026

JAKARTA TIMUR — Seminar motivasi bagi siswa kelas akhir SMA Kapin digelar di Jl. Raya Kalimalang, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu, 13 Mei 2026, mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB. Meski seluruh peserta telah resmi dinyatakan lulus sejak 4 Mei 2026, mereka tetap hadir dengan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan yang membekali mereka menghadapi tantangan setelah bangku sekolah.

Seminar menghadirkan Indah Suwarni, S.Pd., MM., dosen sekaligus Kepala Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, sebagai narasumber tunggal. Dengan pendekatan yang hangat dan komunikatif, ia menyampaikan pesan inti yang menjadi ruh seluruh kegiatan.

"Kelulusan bukan merupakan akhir dari pembelajaran, tetapi ia menjadi babak baru dari pembelajaran dan perjuangan yang sesungguhnya, yang dapat menentukan baik atau buruknya masa depan seseorang."

— Indah Suwarni, S.Pd., MM., Kepala Prodi Perbankan Syariah FAI-UIC

Tiga Pilihan Nyata Setelah Kelulusan

Dalam sesi utama, Indah Suwarni memaparkan tiga jalur yang dapat ditempuh lulusan SMA: melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai minat, terjun langsung ke dunia kerja, atau menjalani keduanya secara bersamaan. Ia menegaskan bahwa semua pilihan memiliki nilai dan manfaatnya masing-masing — yang menjadi masalah hanyalah apabila seorang lulusan memilih untuk tidak melakukan apa pun sama sekali.

Ia juga menyinggung kekhawatiran yang kerap menghantui siswa: tidak lolos seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk itu, ia memperkenalkan Universitas Ibnu Chaldun (UIC) sebagai alternatif yang layak dipertimbangkan, termasuk program kelas karyawan — perkuliahan S1 yang dirancang bagi mereka yang sudah bekerja, dengan jadwal setiap Jumat dan Sabtu, sedangkan program perkuliahan regular dilaksanakan setiap hari Senin – Jum’at.

"Semua pilihan adalah baik, tergantung kebutuhan. Yang tidak baik adalah berhenti dari aktivitas apapun setelah lulus. Jika kalian gagal masuk PTN yang diidamkan, Universitas Ibnu Chaldun hadir dan memberi solusi."

— Indah Suwarni, S.Pd., MM., Kepala Prodi Perbankan Syariah FAI-UIC 

Indah memaparkan mengenai Fakultas-fakultas yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa diangaranya:

  • Fakultas Agama Islam (FAI):Pendidikan Agama Islam (PAI), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Perbankan Syariah (PBS), Akhwal Syakhsiyah (AS)
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Sainskes:Agroteknologi, Farmasi
  • Fakultas Ilmu Sosial, Ekonomi dan Bisnis (FISEB):Ilmu Komunikasi, Ilmu Sosial dan Politik, Manajemen
  • Pascasarjana:Magister Hukum
  • Kelas Karyawan:Perkuliahan S1 setiap Jumat & Sabtu (tatap muka dan daring/hybrid)

SPP Rp 200.000 per Bulan Picu Antusias Peserta

Pada sesi tanya jawab, menjadi bagian yang paling hidup. Para siswa mengajukan pertanyaan seputar sistem perkuliahan dan skema pembiayaan. Narasumber menjelaskan bahwa perkuliahan di UIC diselenggarakan secara hybrid — memadukan tatap muka dan daring — dengan jadwal yang dapat disesuaikan secara fleksibel antara dosen dan mahasiswa.

Informasi yang paling memantik reaksi peserta adalah soal beasiswa: biaya SPP hanya sebesar Rp 200.000 per bulan. Kabar tersebut disambut dengan ekspresi antusias oleh para siswa. Karena keterbatasan waktu, pertanyaan yang belum sempat disampaikan dapat diteruskan melalui nomor kontak yang tertera dalam slide presentasi narasumber.

Suara Siswa: "Saya Jadi Tidak Takut Lagi"

Kutipan siswa — perspektif peserta:

RA

"Tadinya saya takut tidak masuk PTN. Tapi setelah seminar ini saya jadi lebih tenang. Ternyata masih banyak pilihan, dan kuliah sambil kerja pun bisa."

— Rafi Ananta, 18 tahun, Siswa Kelas XII SMA Kapin

ND

"Saya kaget SPP-nya terjangkau sekali. Ibu Indah juga jelasinnya enak, tidak menggurui. Saya jadi ingin tahu lebih lanjut tentang UIC."

— Nadia Putri, 17 tahun, Siswa Kelas XII SMA Kapin 

Ditutup dengan Foto Bersama

Penutup — detail akhir kegiatan

Kegiatan seminar ditutup dengan sesi foto bersama dan saling bersalaman antara narasumber, para siswa, dan pihak sekolah. Suasana hangat mengakhiri pertemuan yang singkat namun sarat makna — mengirimkan para lulusan pulang dengan bekal semangat dan sejumlah pilihan nyata yang siap mereka pertimbangkan.

 

Penulis: Indah Suwarni, S.Pd., MM.


Whatsapp