MEMAKNAI HARI RAYA IDUL ADHA 2020

30 July 2020

Biasanya setiap dari kita punyai kesibukan dan cerita dalam mengisi Hari Raya kurban, atau disebut juga Hari Raya Haji, tak terkecuali di Hari Raya Idul Adha tahun 2020 ini.

Meskipun Idul Adha dan perayaan ibadah – ibadah lain di tahun 2020 ini terasa berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19, namun hal itu tidak menghilangkan kegembiraan kaum Muslim di seluruh Dunia.

Sebagai muslim, kita juga harus memaknai dan menangkap pesan dari Hari Raya yang mengisahkan tentang Nabi Ibrahim dan putranya, (Nabi) Ismail A.S tersebut. Idul Adha yang merupakan salah satu Hari Raya dalam agama Islam, menyimpan berbagai peristiwa sejarah dari peradaban di muka bumi. Peristiwa tersebut kemudian diperingati dalam sebuah ritual ibadah.

Umat Muslim di seluruh dunia, setiap tahunnya merayakan hari istimewa pada tanggal 10 Dzulhijjah (dalam kalender Hijriyah) tersebut, diperingati sebab adanya ibadah-ibadah khusus yang tidak mungkin dikerjakan umat Islam di bulan-bulan lainnya, yakni Ibadah Haji dan kurban.

Haji yang merupakan salah satu rukun Islam atau pilar seorang muslim. Namun, ibadah tersebut tidaklah mudah dijalankan. Sebab ibadah haji diwajibkan kepada seorang Muslim yang mampu. Kemampuan ini meliputi kemampuan secara fisik, ekonomi, dan juga keamanan. Dengan kata lain, seseorang yang memiliki kesehatan fisik yang baik, sudah memiliki biaya mencukupi, dan kondisi aman yang memungkinkan ia berangkat ke Tanah Suci, maka ia disebut wajib melaksanakan ibadah haji.

Kesiapan seorang muslim dalam mengorbankan harta, dan tenaga, untuk memenuhi undangan Allah SWT ke Tanah Suci tersebut, yang membuat ibadah haji bukanlah ibadah yang remeh. Pengorbanan dalam melakasanakan ibadah haji juga mengajarkan kepada setiap muslim, untuk menjauhi sifat kikir, dan cinta terhadap kekayaan duniawi.

Ibadah tertentu yang juga hanya dilaksanakan di bulan Dzulhijjah adalah ibadah kurban. Sejarah kurban berawal dari ketika Nabi Ibrahim A.S mendapatkan perintah dari Allah SWT. melalui sebuah mimpi berkali – kali. Dalam mimpinya Nabi Ibrahim A.S diperintahkan untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail A.S, dengan cara disembelih. Berbekal keimanan yang tinggi, Rasul Allah yang digelari Ulull Azmi ini pun melaksanakan perintah Allah. Namun, sebelum Nabi Ibrahim A.S. menyembelih putranya, Ismail A.S, Allah telah memerintahkan malaikat untuk membawakan seekor kambing dari surga, sebagai ganti untuk disembelih. Peristiwa tersebut termaktub dalam Al-Qur’an surat As-Shoffat: 102.

Dari sejarah inilah, umat Islam diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban, yang pada hakikatnya adalah sebuah ibadah untuk mengingatkan kita semua untuk kembali kepada tujuan hidup, yakni beribadah kepada Allah SWT. Hikmah dari ujian yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim A.S untuk menyembelih putranya adalah keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Keikhlasan menjadi salah satu kunci untuk menggapai ridha Allah SWT. dengan menjalankan apa yang menjadi perintah-Nya, menjauhi apa yang dilarang-Nya, dan juga ikhlas menghadapi ujian yang diberikan oleh Allah SWT. kepada kita sebagai manusia.

Begitu juga yang terjadi di tahun 2020 ini, di mana kita dihadapkan dengan sebuah virus mematikan yang menjadi pandemi dengan cepatnya. Tentu kita sebagai muslim harus menghadapi ujian ini dengan ikhlas, sekaligus mengingatkan kita untuk lebih meningkatkan amal ibadah kepada Allah swt. dan makhluk-Nya.

Demikian pesan, dan hikmah yang bisa kita ambil dari Hari Raya Idul Adha tahun 2020 ini.

Bagaimana cara sahabat muslimin dan muslimat sekalian dalam merayakan Hari Raya Idul Adha di tahun 2020 ?

Oleh : Abdul Jalil (Alumni FIKOM UIC)

 

#idul adha 2020 #idul adha indonesia #makna idul adha #arti kata idul adha #idul adha tanggal #idul adha kapan


Opini Lainnya