Communications Day UIC hadirkan puluhan pelajar SMA untuk bedah Etika konten digital

26 January 2026

JAKARTA – Antusiasme memenuhi Aula Universitas Ibnu Chaldun (UIC) saat delapan puluh delapan mahasiswa dan pelajar SMA se-Jakarta berkumpul dalam gelaran seminar Communication Day (COMDAY). Mengusung tema besar "Ekspresi Tanpa Batas, Tetap dalam Koridor Hukum", acara ini hadir sebagai respons atas keresahan generasi muda (Gen Z) terhadap batasan kreativitas di tengah ketatnya regulasi digital saat ini.

Seminar ini mempertemukan dua sudut pandang krusial dalam ekosistem media sosial: penegakan hukum dan kreativitas praktis. UIC menghadirkan Jawara Wahyu Al Faraday, S.Kom., CEH., CHF., yang merupakan Ketua Tim Penegak Hukum ITE, Kementerian Komunikasi Digital dan Informasi (Komdigi RI), berdampingan dengan Ahmad Alimuddin, S.Kom., seorang konten kreator profesional dan influencer di Jakarta.

Tujuan utama dari seminar ini adalah memberikan edukasi komprehensif mengenai cara memproduksi konten yang menarik namun tetap aman dari jeratan hukum. Di tengah maraknya fenomena viralitas yang sering kali mengabaikan etika, para peserta diajak untuk memahami bahwa kebebasan berekspresi di ruang siber bukan berarti bebas tanpa aturan.

Materi yang disampaikan menekankan pada pentingnya literasi digital, terutama dalam memilah dan mebuat konten untuk informasi dunia digital sebelum diunggah. Para narasumber memberikan panduan mengenai batasan-batasan dalam UU ITE yang sering menjadi jebakan bagi pengguna media sosial yang awam, sekaligus membagikan strategi teknis agar konten tetap memiliki nilai jual dan pengaruh positif tanpa harus berbenturan dengan regulasi.

Kehadiran peserta dari kalangan pelajar SMA memberikan warna tersendiri. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya etika berkomunikasi di media sosial sudah mulai tumbuh sejak usia sekolah. Sepanjang sesi, para peserta tampak sangat antusias dengan seksama dalam menyerap setiap paparan materi yang dibawakan secara santai namun sarat isi.

Interaksi yang terbangun menunjukkan betapa haus generasi muda akan bimbingan dalam menavigasi dunia digital. Melalui kegiatan ini, Universitas Ibnu Chaldun berhasil menciptakan wadah diskusi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif bagi para calon komunikator masa depan.

 Acara ditutup dengan pemahaman baru bagi para peserta bahwa menjadi kreatif di era digital memerlukan kecerdasan ganda: cerdas dalam menciptakan ide dan cerdas dalam menyikapi hukum yang berlaku.

 

Penulis: Ryana Sabrina

Editor: Diva Azahra Baihaki


Whatsapp