Masjid Al Hadi Hikmatul Ilmi UIC Hadirkan Ulama Arab Saudi dalam Tarawih Ramadhan

24 February 2026

Masjid Al Hadi Hikmatul Ilmi Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pelaksanaan sholat Isya dan Tarawih berjamaah dengan menghadirkan ulama dari Arab Saudi Sabtu (21/2). Kegiatan ini merupakan agenda rutin Ramadhan yang bertujuan memperkuat nilai spiritual sivitas akademika UIC serta masyarakat sekitar kampus.

Pada Ramadhan tahun ini, Masjid Al Hadi Hikmatul Ilmi semula dijadwalkan menghadirkan Imam Besar Masjid Nabawi, Syeikh Sa’ad Al-Ghamidi. Namun, karena berhalangan hadir, beliau diwakili oleh Syeikh Abdurrahman Jabber. Sementara pada Ramadhan tahun sebelumnya, masjid ini menghadirkan Imam Masjidil Haram, Syekh Abdurrahman Al-Ausy.

Ketua Umum Yayasan Pembina Pendidikan Ibnu Chaldun (YPPIC), Edy Haryanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat Isya dan Tarawih berjamaah ini ditujukan untuk meningkatkan semangat dan kekhusyukan spiritual warga UIC selama bulan suci Ramadhan.

Ia menjelaskan, antusiasme jamaah terlihat dari penuhnya lantai satu dan dua masjid, bahkan panitia harus menyiapkan tenda tambahan untuk menampung jamaah yang melaksanakan sholat di area luar masjid. Menurutnya, kehadiran ulama dari Arab Saudi memberikan pengaruh positif terhadap semangat beribadah jamaah.

Edy menegaskan, tradisi menghadirkan ulama dari Arab Saudi akan terus dilanjutkan pada Ramadhan mendatang sebagai bentuk komitmen UIC dalam syiar Islam. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi kebiasaan baik yang berkelanjutan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Selain sholat Tarawih berjamaah, Masjid Al Hadi Hikmatul Ilmi UIC juga menggelar berbagai agenda Ramadhan lainnya, seperti Tarhib Ramadhan, kajian keislaman dengan menghadirkan ulama dari luar UIC dan Madinah, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan anak kurang mampu. Puncak kegiatan Ramadhan direncanakan akan kembali digelar pada malam 27 Ramadhan dalam rangka peringatan Nuzulul Quran.

Sementara itu, seusai memimpin sholat Tarawih, Syeikh Abdurrahman Jabber menyoroti kondisi Palestina yang hingga kini masih dilanda konflik, khususnya di sekitar Masjidil Aqsa. Ia mengapresiasi peran aktif masyarakat Indonesia dalam menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina serta mengajak umat Islam di berbagai negara untuk bersatu memperjuangkan pembebasan Palestina dan Masjidil Aqsa.

Acara buka puasa bersama tersebut dihadiri jajaran pembina dan pengurus YPPIC, pimpinan UIC, para dekan, dosen, mahasiswa, serta masyarakat sekitar. Sebelum buka puasa, UIC juga menyerahkan 40 paket bingkisan kepada anak yatim piatu dan anak kurang mampu di lingkungan sekitar kampus, dilanjutkan dengan kuliah Ramadhan dan doa penutup.

 


Whatsapp