JAKARTA, 8 Januari 2026 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta sukses melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang inovatif bertajuk "Daur Ulang dan Tanam Ceria". Bertempat di SDN 13 UKS Pagi, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan pendidikan dasar dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Edukasi Sampah dan Keseruan Menanam

Kegiatan diawali dengan sosialisasi interaktif mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Sebanyak 60 siswa dari kelas 4 A dan 4 B tampak sangat antusias mengikuti setiap materi. Keceriaan terpancar saat para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan cara menanam tanaman.
Tanggapan positif pun mengalir dari para peserta didik. "Kakaknya seru, seru banget! Belajar banyak soal sampah organik dan anorganik. Terus tadi ada menanam tanaman juga, pokoknya seru!" ungkap beberapa siswa kelas 4 dengan wajah ceria. Pemahaman spontan para siswa ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang dibawa mahasiswa UIC berhasil menyentuh pemahaman dasar mereka akan lingkungan.
Workshop Kreatif: Mengubah Limbah Menjadi Karya
Puncak acara adalah workshop pengolahan botol plastik bekas menjadi pot bunga yang artistik. Dengan bimbingan mahasiswa, botol-botol yang semula dianggap sampah tak bernilai disulap oleh tangan-tangan kreatif para siswa menjadi pot cantik yang telah dilukis sedemikian rupa.
Setelah sukses mengasah kreativitas dalam pembuatan pot tersebut, agenda dilanjutkan dengan aksi penanaman bersama antara siswa dan mahasiswa sebagai bentuk nyata kepedulian kolektif terhadap kelestarian lingkungan. Sesi ini menjadi sarana edukasi langsung bagi para siswa untuk membuktikan bahwa pot hasil karya mereka tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga fungsional dan siap digunakan menjadi media tanam yang cantik.
Dalam kegiatan ini, tim penyelenggara dari mahasiswa Ilmu Komunikasi UIC Jakarta membawa sebanyak 100 bibit tanaman. Sebanyak 60 tanaman digunakan secara langsung dalam kegiatan menanam bersama para siswa di pot yang telah mereka buat. Sementara itu, 40 tanaman sisanya diserahkan kepada pihak sekolah untuk membantu memperindah dan menghijaukan lingkungan SDN 13 UKS Pagi.
Apresiasi dan Harapan Besar Kepala Sekolah

Kepala Sekolah SDN 13 UKS Pagi, Ibu Triyanti Fitasari, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Menurutnya, aksi mahasiswa UIC ini sangat membantu menyukseskan program pertanian perkotaan yang tengah dicanangkan pemerintah.
"Menurut saya acara ini cukup menarik untuk anak-anak, selain itu juga bermanfaat. Terutama saat ini sedang digalakkan program urban farming, jadi dengan adanya kegiatan ini sungguh sangat membantu anak-anak untuk bisa ikut terlibat juga secara langsung praktik bagaimana kita di kota besar seperti ini bisa melakukan penanaman," tutur Ibu Triyanti.
Beliau juga menekankan pentingnya pembuktian bahwa sampah bisa memiliki nilai guna. "Apalagi di sini memanfaatkan sampah plastik yang tadinya hanya sekadar sampah tanpa ada nilai. Dengan adanya program ini sungguh sangat bermanfaat karena bisa menunjukkan secara langsung bahwa sampah itu juga bisa dijadikan sebagai pot bunga," tambahnya.
Di akhir wawancara, Ibu Triyanti menitipkan pesan dan tantangan besar bagi para mahasiswa Ilmu Komunikasi UIC Jakarta. Beliau berharap gerakan ini tidak berhenti di sini saja.
"Jangan berhenti hanya di sekolah saja. Saya berharap ke depannya ada acara yang lebih besar lagi dari ini," pesan Ibu Triyanti sebagai bentuk dorongan agar mahasiswa terus meluaskan dampak positifnya ke masyarakat yang lebih luas.
Komitmen Pengabdian UIC Jakarta
Menanggapi pesan tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi UIC Jakarta berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang lebih berkelanjutan. Sinergi ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa mampu menjadi penggerak perubahan perilaku lingkungan sejak usia dini.
Penulis: Arjun Arief Mustofa
Foto: Dokumentasi Tim CSR Ilkom UIC