Jakarta—Mahasiswa Semester 2 Program Studi Manajemen Universitas Ibnu Chaldun (UIC) menggelar kegiatan Bazar Kuliner pada Kamis (4/6/2026) di lingkungan kampus Universitas Ibnu Chaldun. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Pengantar Bisnis sekaligus rangkaian peringatan Milad ke-70 UIC.
Bazar tersebut menampilkan berbagai produk kuliner hasil kreativitas mahasiswa yang dijual langsung kepada civitas akademika dan masyarakat umum. Beberapa menu yang ditawarkan antara lain Yuk Ngebako, Mojito Splash, Kimbab Mercon dan Baso Mercon, Banana Choco Pop, Coffee Shop, serta Pudding.
Acara bazar ini diinisiasi oleh Dosen Pengampu mata kuliah Pengantar Bisnis, Dimas Sundawa. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa pelibatan para mahasiswa dalam memeriahkan hari jadi universitas ini bertujuan agar mereka dapat langsung mempraktikkan teori yang didapat di bangku kuliah ke dalam aktivitas nyata Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Saya mengikutsertakan peserta didik, mahasiswa dari mata kuliah Pengantar Bisnis untuk melakukan praktik mata kuliah dengan membuka bazar kuliner. Harapannya, yang pertama tentunya untuk memeriahkan Milad ke-70 UIC, dan yang kedua untuk mencapai pembelajaran di kelas yang bukan hanya teori saja, tetapi praktik di dalam kegiatan UMKM wirausaha dengan menggelar bazar,” ujarnya.
Dimas Sundawa juga mengapresiasi keberhasilan para mahasiswa yang dinilainya sukses besar dalam mengeksekusi kegiatan lapangan ini. Menurutnya, antusiasme yang tinggi tidak hanya datang dari para mahasiswa sebagai pelaku usaha, melainkan juga dari seluruh civitas akademika yang meramaikan dan membeli produk-produk yang dijajakan.
“Alhamdulillah antusias dari peserta didik, mahasiswa, maupun dari civitas akademika yang lainnya tadi turut serta ikut membeli, ya. Laku laku, lumayan laku sekali, para mahasiswa sukses dalam melakukan praktik perkuliahan mata kuliah Pengantar Bisnis. Gitu,” tambah Dimas dengan penuh rasa syukur.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami proses membangun bisnis secara sederhana, seperti yang dirasakan oleh Eka Amelia Putri mahasiswa Semester 2 Manajemen yang membagikan pengalamannya saat berjualan produk Mojito Spice.
“Untuk kesulitan sih mungkin dari awal ya, kita mikirnya cuma takut gak laku aja gitu kan. Karena kan ini minuman baru yang saya jual, mojito gitu kan. Kalau misalnya untuk menarik, jujur disini kayak kita ngejual itu di atas target kita. Kita kan ngejual 45, tapi yang laku ini udah 50 lebih gitu,” kutip Amel terkait pencapaian penjualan kelompoknya.
Amel juga memberikan kutipan motivasi bagi rekan sesama mahasiswa agar selalu optimis, berani mencoba, dan tidak takut merugi ketika sedang merintis sebuah usaha di lapangan.
“Kita gak boleh pesimis, ah nanti gak laku gitu kan. Terus juga jangan mikir kalau misalnya jualan itu kita nanti bakal dapat rugi gitu kan. Terus kalau misalnya mau jualan ya banyak-banyak *positive thinking* aja mungkin gitu kak. Harus lebih berani coba. Iya harus berani coba, benar. Jangan takut buat berinovasi,” tambah Amel.
Kegiatan Bazar ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada semester-semester berikutnya untuk membangun kemandirian, kerja sama, dan kompetensi bisnis para Mahasiswa dalam menghadapi persaingan menuju Indonesia Emas.



Penulis: Muhamad Rayhan, Ryana Sabrina
Editor: Diva Azahra Baihaki