Yudisium Fakultas Sains dan Kesehatan UIC: Lulusan Agroteknologi dan Farmasi Diingatkan Jaga Integritas dan Beri Manfaat

29 August 2026

Jakarta, 29 Agustus 2026 – Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menyelenggarakan Yudisium bagi lulusan Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Farmasi.

Momentum yudisium menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa sebelum memasuki babak baru sebagai sarjana dan alumni Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Apt. Drs. Ondri Dwi Sampurno, M.Si., menyampaikan pesan kepada seluruh lulusan.

Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru yang harus dijalankan oleh para lulusan sebagai seorang sarjana.

“Hari ini Saudara telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan akademik. Namun, yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai seorang sarjana.” Ujaranya.

Menurutnya, para lulusan memiliki berbagai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan, mulai dari bekerja, mengembangkan karier, mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, hingga berwirausaha. Apa pun jalan yang dipilih, lulusan diharapkan tetap memegang nilai-nilai penting yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Sampurno berpesan kepada para lulusan agar tidak pernah berhenti belajar. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, termasuk digitalisasi, kecerdasan buatan, bioteknologi, teknologi kesehatan, dan teknologi pertanian, akan terus membawa perubahan dalam dunia kerja.

“Gelar sarjana bukan tanda bahwa proses belajar telah selesai. Justru setelah menjadi sarjana, Saudara harus menjadi pembelajar sepanjang hayat.” Ujarnya.

Selain terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, para lulusan juga diharapkan dapat menggunakan ilmu yang dimiliki untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Keberhasilan, menurutnya, tidak hanya diukur dari gelar, jabatan, maupun penghasilan, tetapi juga dari sejauh mana ilmu dan pekerjaan yang dilakukan dapat memberikan manfaat kepada orang lain.

Para lulusan juga didorong untuk tidak hanya menjadi pencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang, menghasilkan inovasi, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Mahasiswa juga di harapkan bisa menjaga nama baik almamater setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan tidak lagi hanya menjadi mahasiswa, tetapi juga menjadi alumni dan duta Universitas Ibnu Chaldun Jakarta di tengah masyarakat.

“Masyarakat akan melihat kualitas universitas ini melalui kualitas Saudara sebagai lulusannya.”

Yudisium Fakultas Sains dan Kesehatan ini diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk terus meningkatkan profesionalisme, membangun karier, melanjutkan pendidikan, maupun menciptakan peluang melalui kewirausahaan. Dengan bekal ilmu, integritas, dan semangat untuk memberikan manfaat, lulusan Agroteknologi dan Farmasi Universitas Ibnu Chaldun Jakarta diharapkan mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

 

Penulis: Muhamad Rayhan 


Whatsapp