Yudisium Prodi Ilmu Komunikasi FISEB UIC Jakarta, Lepas Lulusan Berprestasi dan Siap Berkarya

27 August 2026

Jakarta – Fakultas Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis (FISEB) Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta menggelar yudisium Program Studi Ilmu Komunikasi pada Rabu, 26 Agustus 2026 sebagai momentum pengukuhan kelulusan mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik. Kegiatan ini menjadi momen penuh kebanggaan, haru, dan kebahagiaan bagi para lulusan yang siap melangkah ke jenjang berikutnya.

Kaprodi Ilmu Komunikasi, Riska Ramdani, M.I.Kom., menilai capaian mahasiswa pada periode yudisium kali ini sangat membanggakan. Menurutnya, lebih dari 90 persen mahasiswa berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan mayoritas memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi.

“Saya melihat capaian mahasiswa pada periode ini sangat luar biasa dan membanggakan. Lebih dari 90% berhasil lulus tepat waktu dengan mayoritas IPK nya tinggi. Di luar nilai akademis, angkatan ini juga menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam beradaptasi dengan dinamika pembelajaran karena dengan penerapan kurikulum yang baru.”

Selain capaian akademik, para lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi juga telah menunjukkan kesiapan untuk memasuki dunia profesional. Wakil Dekan, Rahmat Hidayat, M.I.Kom., menyampaikan rasa syukur atas beragam capaian mahasiswa yang mengikuti yudisium tahun ini.

“Untuk capaian alhamdulillah saya merasa bersyukur bahwa peserta yudisium prodi Ilmu Komunikasi di tahun ini merupakan angkatan yang apa ya, beragam ya kemampuannya. Anak-anak sudah ada, bahkan ada beberapa di antara mahasiswa yudisium juga sudah bekerja sesuai dengan bidangnya yakni jurnalistik.”

Ia menjelaskan bahwa beberapa mahasiswa telah bekerja sebagai wartawan di salah satu media mainstream. Selain itu, terdapat pula mahasiswa yang melanjutkan pengalaman magang dan bekerja di lingkungan pemerintahan serta industri kreatif.

“Kemudian juga ada yang bekerja ataupun magangnya dilanjutkan di pemerintahan yakni di Pemkot Jakarta Pusat ya, dan juga capaian-capaian lainnya di mana ada yang bekerja juga di sebagai content creator ya untuk urusan film.” Ujarnya.

Menurut Rahmat Hidayat, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi telah mulai menerapkan kompetensi yang diperoleh selama masa perkuliahan dalam berbagai bidang pekerjaan.

Ia berharap para lulusan dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat melalui profesi yang dijalani.

“Harapannya mereka yang lulus ini juga bisa membawa apa ya, manfaat ya bagi masyarakat tentunya. Artinya dengan bekerja sesuai bidangnya di dunia komunikasi baik itu sebagai PR, jurnalis, content creator, komunikasi pemasaran atau marketing communication mereka juga dapat berkiprah bersama-sama dengan anak-anak muda lainnya membangun bangsa ini.” Ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Riska Ramdani, M.I.Kom. Ia berharap para lulusan tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dan solusi di tengah masyarakat.

“Harapan saya, para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi agen perubahan (agent of change) dan pemecah masalah (problem solver) di masyarakat. Ketika membawa nama almamater, jagalah integritas moral, etika profesi, dan terus asah soft skills Anda. Karena untuk mampu bersaing di dunia kerja tidak hanya hard skill yang diperlukan. Jadilah alumni yang adaptif dan inovatif.” Ujarnya.

Sementara itu, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Hidayati Artarini, S.Sos., M.Ikom., turut menyampaikan rasa bangga dan bahagianya kepada para mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam yudisium.

“Oke, di yudisium, Prodi Ilmu Komunikasi, saya menyampaikan sangat bangga, bergembira, dan bahagia untuk lulusan saat ini.” Ujarnya.

Ia berharap ilmu yang telah diperoleh para mahasiswa selama menempuh pendidikan dapat digunakan secara baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal dalam meraih kesuksesan.

“Untuk semuanya, bagi mahasiswa yang saat ini sudah diberitahukan untuk nilai dan kelulusannya, saya sangat mengharapkan agar mereka juga bisa mempergunakan yang sebaik-baiknya ilmu yang telah diperoleh itu untuk suatu kemaslahatan, suatu kebermanfaatan, dan kedepannya untuk kesuksesan yang akan datang lagi dan lagi.” Tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Hidayat juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan kampus yang telah menjadi tempat mereka bertumbuh dan membangun kapasitas selama masa perkuliahan.

“Kalau pesan khusus ya, pertama mungkin harus jangan lupa sama kampus ya. Seperti apa kampus kita ini, ya 4 tahun kita belajar di sini pastinya banyak kenangan ya dan juga banyak capaian ataupun proses di mana teman-teman itu membangun diri teman-teman ya, membangun kapasitas, memperdalam, memperbanyak portofolio selama perkuliahan ini sehingga teman-teman kemudian bisa sukses ke depannya.” Ujarnya

Pesan serupa juga disampaikan oleh Riska Ramdani. Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk terus berkembang dan menghadapi dinamika dunia kerja.

“Yudisium ini bukanlah akhir dari proses belajar. Jangan pernah berhenti belajar, tetaplah rendah hati, dan jaga komunikasi dengan program studi. Dunia kerja bergerak sangat cepat; jadikan ilmu yang didapat di sini sebagai fondasi untuk terus berinovasi dan menebar manfaat.” Ujarnya.

Melalui pelaksanaan yudisium ini, Program Studi Ilmu Komunikasi FISEB Universitas Ibnu Chaldun Jakarta melepas para lulusan untuk melanjutkan perjalanan ke dunia profesional dan masyarakat. Dengan bekal akademik, pengalaman, kemampuan, serta nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan, para alumni diharapkan mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat.

 

Penulis: Muhamad Rayhan H A

Editor: Diva Azahra


Whatsapp