JAKARTA — Fakultas Hukum dan Humaniora Universitas Ibnu Chaldun Jakarta (UIC) menggelar Yudisium pada Sabtu (29/8/2026) di Aula Prof. Bahder Djohan. Mengusung tema “Mencetak Lulusan Unggul, Berkarakter, dan Islami Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan untuk melangkah ke dunia profesional.
Dekan Fakultas Hukum dan Humaniora Dr. (c) Asti Wasiska, S.H., M.H., menyampaikan bahwa yudisium tahun ini menjadi salah satu capaian positif bagi fakultas karena diikuti oleh jumlah peserta terbanyak. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam pola pengajaran dosen dan pola belajar mahasiswa yang turut memanfaatkan teknologi digital sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan perkuliahan hingga lulus tepat waktu.
“Acara Yudisium tahun ini adalah yang terbanyak jumlah pesertanya dan meriah acaranya sebagai pertanda bahwa ada kemajuan dalam pola pengajaran Dosen dan pola belajar Mahasiswa yang memanfaatkan kecanggihan teknologi digital sehingga tidak mengalami kendala dalam perkuliahan dari semester 1 sampai semester 8 dan berhasil lulus tepat waktu,” ujar Dekan.
Ia juga berpesan agar para lulusan tidak hanya menunggu kesempatan kerja, tetapi mampu mengembangkan keterampilan dan menciptakan peluang bagi diri sendiri. Menurutnya, pengalaman magang sejak semester lima dapat menjadi salah satu bekal mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Gina Zakiyah, salah satu mahasiswa Yudisium mengaku bahagia setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun. Perjalanan tersebut dilaluinya dengan berbagai tantangan, termasuk menjalani kuliah sambil bekerja dan memperoleh beasiswa. Ia menyebut dukungan orang tua serta kemauan dari dirinya sendiri menjadi faktor penting dalam menyelesaikan studi.
“Perasaan saya senang banget karena perjalanan saya itu benar-benar enggak ada yang sia-sia,” Ujarnya.
Setelah lulus, Gina berencana mengembangkan keterampilannya, khususnya di bidang hukum. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan selama menempuh pendidikan, tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga belajar mengambil peluang, bersosialisasi, dan membangun kemampuan komunikasi.
“Jangan pernah menyia-nyiakan waktu selagi memang kalian tuh ada peluangnya,” pesan Gina.
Yudisium ini diharapkan menjadi awal bagi para lulusan untuk terus mengembangkan kemampuan, membawa nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Penulis: Diva Azahra
Editor: Muhamad Rayhan